Permasalahan Awal:* Kipas angin sering dibiarkan menyala meskipun ruangan kosong, menyebabkan pemborosan energi dan keausan komponen. Produk kipas otomatis di pasaran umumnya berbasis remote control atau aplikasi smartphone, tetapi harganya mahal dan kurang praktis untuk penggunaan sehari-hari. *Proses Penyelesaian Masalah:* Kipas angin dimodifikasi dengan memotong kabel power dan menyambungkannya ke relay yang dikontrol oleh sensor PIR. Sensor PIR dipasang pada tubuh kipas angin untuk mendeteksi gerakan manusia. Ketika gerakan terdeteksi, kipas akan menyala otomatis, dan mati setelah ruangan kosong. *Hasil Kreativitas:* Kipas angin menjadi hemat energi (menghemat listrik hingga 40%), lebih awet, dan mudah digunakan tanpa perlu adapter eksternal. Modifikasi ini juga menjaga estetika kipas karena komponen elektronik terintegrasi rapi di dalamnya.
Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kendal.
Gedung A Lantai 1, Komplek Setda Kabupaten Kendal
Jl. Soekarno Hatta No. 193 Kendal
baperlitbang@kendalkab.go.id
(0294) – 381225