BOTALARV (BOTANICAL LARVICIDE) : PENGOLAHAN BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) DAN DAUN LABU SIAM (Sechium edule) SEBAGAI LARVASIDA NABATI TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti

Kesehatan

Narasi

Disusun Oleh :
Ketua Tim :
Telepon : 087722344075
email : qeisyamaharaniavrill@gmail.com

Siswa SMA Negeri 1 Sukorejo, yaitu Avrill Qeisya Maharani dan Zulfania Mustikaningrum, menciptakan larvasida nabati bernama BOTALARV yang terbuat dari biji sirsak (Annona muricata L.) dan daun labu siam (Sechium edule) untuk mengatasi kasus DBD di Kabupaten Kendal. Kasus DBD di Kabupaten Kendal meningkat pada tahun 2024, mencapai 962 kasus dengan 32 kematian dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 375 kasus dengan 29 kematian. BOTALARV dibuat dengan cara dikeringkan dan dihaluskan, lalu dicampur dengan rasio 1:1. Satu bungkus BOTALARV (15 g) bisa untuk 100 l air berisi larva nyamuk Aedes aegypti dan mampu membunuh larva nyamuk Aedes aegypti dalam jangka waktu kurang dari 24 jam. Keunggulan BOTALARV dibandingkan larvasida lainnya, yaitu persentase kematian larva yang lebih tinggi, waktu kerjanya yang relatif singkat, biaya produksi yang rendah (Rp4.000,-/bungkus), dan potensi penjualan yang menguntungkan (Rp2.000,-/bungkus). Produk ini telah diterapkan di masyarakat dan mendapat respons positif. BOTALARV dipasarkan melalui toko kelontong dan media sosial dengan harapan bisa menurunkan angka kasus penyakit DBD di Kabupaten Kendal.

Contact Us

Baperlitbang

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kendal.

Gedung A Lantai 1, Komplek Setda Kabupaten Kendal
Jl. Soekarno Hatta No. 193 Kendal

baperlitbang@kendalkab.go.id

(0294) – 381225