Kebutuhan akan Air bersih sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan ekosistem. Menurut Laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2020,Urbanisasi dan industrialisasi di Indonesia menyebabkan pencemaran air. Penyebabnya adalah limbah deterjen kimia yang mengandung surfaktan sintetis dan bahan berbahaya. Kabupaten Kendal, yang memiliki banyak industri dan rumah tangga, menghadapi ancaman serius terkait pencemaran air. Oleh karena itu, diperlukan solusi ramah lingkungan. Tujuan dari inovasi ini adalah menciptakan "LIMBIOMA Pods" sebagai detergen ramah lingkungan dengan formulasi utama menggunakan ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan buah maja (Aegle marmelos). Uji organoleptik dilakukan untuk mengukur respons masyarakat terhadap produk ini. Di lakukan dengan melibatkan 6 responden dari Warga SMA Negeri 1 Boja dan keluarga inventor. Hasil uji coba menunjukkan bahwa varian Lemon dan Rose diterima dengan baik, sementara varian Fresia perlu disesuaikan agar lebih diterima konsumen. , varian Lemon dan Rose diterima dengan baik, sementara Fresia memerlukan penyesuaian untuk lebih diterima oleh konsumen. Dapat disimpulkan bahwa buah maja (Aegle marmelos) dan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat. Secara keseluruhan, hasil uji coba menunjukkan bahwa “LIMBIOMA Pods” memiliki potensi untuk diterima oleh konsumen dengan tingkat kepuasan yang cukup baik.
Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kendal.
Gedung A Lantai 1, Komplek Setda Kabupaten Kendal
Jl. Soekarno Hatta No. 193 Kendal
baperlitbang@kendalkab.go.id
(0294) – 381225