VARIEGROW: Cairan Alami Stimulus Mutasi Variegata

Agribisnis dan pangan 1

Narasi

Disusun Oleh :
Ketua Tim : Hardiat Dani Satria
Telepon : 081390864062
email : danisindoro@gmail.com

Tanaman hias variegata saat ini telah menjadi primadona di kalangan masyarakat. Keunikan dan kelangkaannya merupakan daya tarik yang utama. Corak pada daun atau batang yang terjadi karena adanya kelainan mutasi genetik di alam ini, punya nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan tanaman hias lainnya. Permintaannya pun begitu tinggi, sedangkan produksi tanaman hias variegatanya yang sangat minim. Seperti diketahui, kemunculan corak variegata disebabkan oleh beberapa faktor, pertama adalah paparan zat kimia baik disengaja (laboratorium) maupun tidak. Kondisi ini dikategorikan sebagai kemunculan yang tidak alami. Biasanya usia varegata akibat paparan zat kimia ini tidak permanen dan berlangsung sekitar beberapa bulan saja. Setelah itu, jika kondisinya sudah stabil daun akan tumbuh seperti sediakala. Sedangkan variegata yang alami cenderung muncul di sebagian besar daun, sedangkan yang tidak alami muncul hanya di bagian daun tertentu saja. Para ahli juga telah meneliti bahwa infeksi oleh virus pada tanaman juga dapat menyebabkan terjadinya corak variegata. Misalnya saja pada kasus virus mosaik yang menyebabkan daun tembakau menjadi bercorak. Virus pada tanaman ini dapat menyebabkan munculnya pola ciri infeksi pada permukaan daun. Kekurangan unsur hara dan nutrisi tertentu di tanah juga dapat menyebabkan munculnya corak ini. Selain itu masih banyak jenis-jenis penyebab variegata lain yang biasanya juga terjadi pada tanaman hias aroids. Secara umum, kemunculan corak variegata ini adalah kondisi yang sangat amatlah jarang. Walau di beberapa negara sudah banyak dikembangkan dengan metode kultur jaringan, namun nyatanya masih sulit untuk menemukan tanaman variegata di pasaran. Pesonanya pun semakin ke sini semakin menjadi daya tarik pehobi. Bahkan negara Thailand pun telah berhasil mengembangkan variegata buatan dengan corak yang permanen. Berdasarkan jurnal Antimicrobial Activities of Extracts of Tobacco Leaf (Nicotiana tabacum) and Its Grounded Snuff (Utaba) on Candida albicans and Streptococcus pyogenes dari Journal of Tropical Diseases tahun 2019, menyebutkan bahwa rendaman ekstrak tembakau bersifat antibacterial dan menghambat pertumbuhan bakteri serta jamur. Selain itu, jurnal Effects of Cigarette Tobacco Infusion on Root Regeneration and Proliferation of Two Cultivars of Garden Croton (Codiaeum variegatum) tahun 2010 menyebutkan bahwa ada indikasi mutasi akibat pemaparan ekstrak tembakau pada tanaman. Beberapa jurnal juga menyebutkan bahwa variegata muncul karena kekurangan pigmen hijau yang disebabkan dari lingkungan atau unsur hara tanahnya. Berdasarkan penelitian yang sebelumnya tersebut, kita bisa membuat formula yang bisa menstimulus corak variegata pada tanaman hias, yaitu dengan rendaman ekstrak daun tembakau. Selanjutnya, supaya sel-sel lebih cepat tumbuh ditambahkan ekstrak bawang merah yang dicampur pada ekstrak daun tembakau. Hasilnya adalah sebuah formula alami dan organik sebagai penyubur serta perangsang sel variegata pada tanaman hias. Akhirnya, terciptalah VARIEGROW: Cairan Alami Stimulus Mutasi Variegata yang dapat digunakan oleh para petani, pehobi sampai pebisnis tanaman hias.

Contact Us

Baperlitbang

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kendal.

Gedung A Lantai 1, Komplek Setda Kabupaten Kendal
Jl. Soekarno Hatta No. 193 Kendal

baperlitbang@kendalkab.go.id

(0294) – 381225